Gerak Hewan dan Tumbuhan (KD 31 Bagian-1)


GERAK HEWAN dan TUMBUHAN

Assalamualaikum anak-anak hari ini di pertemuan minggu kedua kita masuk materi pertama tentang gerak pada Hewan dan Tumbuhan ya 

Sebelum memulai belajar kalian wajib berdoa dulu sesuai agama dan kepercayaan masing-masing!

Kompetensi Dasar KD 3.1
3.1 Memahami gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia, dan upaya menjaga kesehatan sistem gerak
4.1 Membuat tulisan tentang berbagai gangguan pada sistem gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistem gerak manusia

Apa saja yang dipelajarai pertemuan-1
* Gerak Hewan 
* Gerak Tumbuhan 






Dengarkan Baik Baik !!
Presentasi Guru - Gerak Hewan dan Tumbuhan




Sebagai makhluk hidup hewan dan tumbuhan melakukan gerakan karena salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. 
Jika hewan dan manusia dapat melakukan gerakan secara aktif dan berpindah tempat (lokomosi), gerakan pada tumbuhan sangat terbatas. 

Gerak Hewan
  • Perhatikan berikut:



  • Hewan bergerak dengan berbagai cara, misalnya ada hewan yang berjalan, berlari, terbang, berenang, merayap, dan lain sebagainya. 
  • Hewan bergerak untuk berbagai tujuan, antara lain untuk
    • melindungi diri dari predator 
    • untuk untuk mencari mangsa.
    • untuk bermigrasi
Gerak Tumbuhan 

Tumbuhan melakukan gerakan sesuai dengan rangsang yang diperoleh. Rangsangan tersebut dapat berupa bahan kimia, suhu, gravitasi bumi, atau intensitas cahaya yang diterima. Jika kita amati dengan seksama, ternyata tumbuhan juga melakukan gerakan. Meskipun gerakan pada tumbuhan cenderung lambat, namun masih dapat diamati perbedaannya. 



a. Gerak Endonom
Gerak endonom adalah gerak bagian tumbuhan yang terjadi secara spontan dan tidak diketahui penyebabnya. Gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma (siklosis) pada  sel-sel daun Hydrilla verticillata dapat diketahui dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel. Rangsang pada gerak endonom diduga berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.

b. Gerak Higroskopis
Gerak higroskopis adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata. Merekahnya kulit buah-buahan yang sudah kering pada tumbuhan polong-polongan, membukanya dinding sporangium (kotak spora) paku-pakuan, membentang dan menggulungnya gigi-gigi peristoma pada sporangium lumut adalah contoh-contoh dari gerak higroskopis.

c. Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Gerak esionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak nasti.

1) Gerak Tropisme
Gerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah datangnya rangsang dari luar disebut tropisme. Jika arah gerak tumbuhan mendekati rangsang disebut gerak tropisme positif, tetapi jika arah gerak tumbuhan menjauhi rangsang disebut gerak tropisme negatif. 

2) Gerak Taksis
Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis.
Kemotaksis adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa bahan kimia. Contoh kemotaksis adalah gerak spermatozoid menuju sel telur pada archegonium tumbuhan lumut dan tumbuhan paku yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein yang dihasilkan oleh archegonium.
Fototaksis adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi rangsang berupa cahaya. contoh gerak fototaksis adalah gerak kloroplas ke sisi sel yang memperoleh cahaya.

Belum ada Komentar untuk "Gerak Hewan dan Tumbuhan (KD 31 Bagian-1)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel