Tips Terus Menulis Ala Kang Dudung Koswara (Hari-3)

Sumber Gambar: https://radarsukabumi.com/rubrik/artikel/jokowi-dan-nyi-roro-kidul/
Pelatihan menulis Online di hari ke-3 
Hari Sabtu, 13 Januari 2020
Bapak Dudung Koswara
"Ketua PGRI Sukabumi"


Narasumber ketiga ini adalah seorang guru juga pengurus PGRI pusat yang aktif menulis dan malam ini beliau memberikan semua ilmunya tentang menulis selama 120 menit.  Kang Dudung, biasa beliau disapa di antara teman sejawat dan lingkungannya.
menulis bagi kang dudung dapat menaikkan kesehatan diri dan melancarkan sirkulasi agar tidak macet dalam otak.  
Kang Dudung menyatakan bahwa sangat disayangkan bagi kesehatan otak jika kita enggan menulis.  Sehebat apapun seseorang jika ia tidak menulis maka ia menjadi pra sejarah.  Sebodoh apapun jika kita menulis maka kebodohan itu akan tampak lebih baik.  Karena, menulis adalah rejeki dari karya yang bisa kita nikmati, 
Manusia mati meninggalkan tulisan
Tuhan memberikan keterampilan menulis hanya pada manusia, hewan tidak memiliki kemampuan tersebut bahkan Phytecantropus pun tidak.  Maka, menulis menunjukkan Kemanusiaan kita, menguraikan kegalauan yang ada dalam hati dan pikiran kita, sebuah media untuk berjuang yang memberikan "sesuatu" kepada penulis dan juga pembacanya.

Kang Dudung menyatakan sejak beliau menulis, beliau mengenal banyak orang dan menjadi memiliki banyak ide.  Diawali dengan keisengna menulis menjadi sebuah kebiasaan, karena dengan menulis tidak akan ada waktu yang terbuang dengan sia-sia.  Dimanapun dan kapanpun kita kan menulis, bahkan dalam keadaan sakit kita yang terbiasa menulis akan terus untuk menulis.  Menulis menunjukkan tingkatan strata dan terpelajar, membuat kita yang bodoh menjadi pintar.  

Menulis sebuah ibadah yang membawa kita ke surga, jika tulisan kita membawa manfaat bagi sesama dan menggugah pembaca untuk kepada kebaikan.  Kang dudung menekankan pesert amlam itu untuk erbanyak tulisan yang bermanfaat.  Ibarat shalat untuk diri kita pribadi, maka tulisan yang telah kita sebarkan dan memberi manfaat pada 1000 generasi mendatang maka ada berapa kebaikan yang telah kita sebarkan.  Amalnya akan mengalir... InsyaAllah..

Menjaga konsistensi menulis
Kang Dudung menyatakan, jika Om Jay menginspirasinya untuk mau menulis setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.  Kang Dudung menambahkan jika setiap hari di sekeliling kita terdapat puluhan kejadian.  Kita bisa mencatat satu yang menarik hati untuk kita tuliskan sebagai rekaman momen.  Jika, kita mendapat puluhan ide untuk menulis makas segera saja rekam dalam tulisan biar tidak keburu hilang.  Karena manusia sifat dasarnya PELUPA.

TULIS SAJA:
Apa yang dilihat,
Apa yang didengar,
Apa yang dibaca,
Apa yang dirasakan,
Apa yang digosipkan,
Apa yang dimimpikan,
Apa yg hadir saat di toilet,
Saat shalat,
bahkan saat bangun malam,
ide itu akan melekat dan menyukai kita bila ia melihat kita menuliskannya. Ide akan selalu hadir bila ia dihargai dengan menuliskannya. Bila Ide tidak dituliskan, Ia marah dan akan pergi menjauh. Peluk dan ikat ide dengan menuliskannya.


meningkatkan kemampuan menulis dan mengeluarkan ide 
Membaca artikel orang lain dari koran, majalah, blog keroyokan, jalan-jalan. Tulis singkat seribu kali, kumpulkan, maka jadi buku yang genuine.  

Jangan Lakukan ini ketika menulis
Kang Dudung memberikan saran untuk mencegah kemungkinan orang salah tafsir terhadap tulisan, sebaiknya kita menghindari SARA, hoaks, dan mem-bully orang lain.

Manfaat Menulis bagi Kang Dudung
  1. menjauhi stres,  
  2. memenuhi kebutuhan berpikir, 
  3. mendapat uang, 
  4. mendapat nama (dikenal orang), 
  5. beramal, 
  6. memperoleh buku, dan 
  7. panggilan narsum menulis, 
  8. plus diundang Presiden.
Tips membagi waktu menulis ala Kang Dudung Dalam 1 hari ada 24 jam, bila bagi 3 menjadi 8 jam-an, bilang kurang efisien bisa dibagi 4 atau 6 menjadi 6 jam-an atau 4 jam-an. Dengan begitu waktu yang sudah dibagi, paling tidak bisa digunakan untuk sedikit memaksa diri secara konsisten menulis atas dasar komitmen karena sudah secara sadar membagi waktu untuk punya waktu menulis.

Tulisan beliau cenderung panjang dan berisi, menurutnya karena beliau terbiasa menulis saja, jika waktu yang ditanyakan beliau menjawab menulis diamana saja.  Bahkan ketika di Kereta Api belaiu menulis, setelah sholat subuh beliau selalu menulis.

Beliau cenderung tidak pernah malas menulis, yang agak sulit adalah membagi waktu.
"Jujur menulis itu bagaikan (maaf) kencing setiap hari...ia harus keluar dan dituliskan," ungkap kang Dudung.
Kang Dudung mendapat pertanyaan dari salah satu peserta yang menyatakan jika dua bulan ini si penanya menulis tetapi hanya menulis tulisan singkat 



Penulis Ajaib 
Hebatnya, beliau pernah menulis jika Bapak Jokowi akan jadi Presiden sebelum 2014. Tulisan itu di berikannya kepada Bapak Jokowi, kemudian beliau diundang makan bersama. Itulah tulisan ajaib baginya.

Belum ada Komentar untuk "Tips Terus Menulis Ala Kang Dudung Koswara (Hari-3)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel