Model Orientasi Kepramukaan guru awal Aktualisasi Pramuka

Orientasi Kepramukaan Sekolah bagi Guru

Model Orientasi Kepramukaan Guru


Awal bulan Januari sekolah penulis membagikan satu set kain seragam pramuka bagi seluruh guru dan karyawan.  Model dan atribut telah disiapkan untuk segera dipakai sebelum tanggal pelaksaan kegiatan "Orientasi Kepramukaan" bagi seluruh guru dan karyawan SMPN 3 Jember.  Segera penulis dan teman sejawat mendatangi penjahit langganan untuk membuat sergam pramuka sesuai aturan sebagai pembina.  Pertama kali sebagai guru menggunakan kembali pramuka lengkap dengan atributnya. 

Kegiatan Orientasi Kepramukaan bagi para guru dan karyawan ini adalah awal bagian dari program sekolah untuk menerapkan  kegiatan Aktualisasi Pendidikan kepramukaan dalam Mata Pelajaran sekolah.  
Kepramukaan didefinisikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan pramuka.  Pendidikan  Kepramukaan  sebagai proses  pembentukan  kepribadian,  kecakapan hidup,  dan  akhlak  mulia  pramuka  melalui  penghayatan  dan  pengamalan  nilai-nilai kepramukaan.  Pendidikan  Kepramukaan  sebagai kegiatan   Ekstrakurikuler   Wajib   pada  Kurikulum   2013.

Orientasi Kepramukaan ini menjabarkan tentang filosofi  dan  tujuan  Pendidikan  Nasional yang memiliki koherensi  dengan  tujuan  Gerakan Pramuka.  Keduanya memiliki komitmen untuk menumbuh kembangkan  sikap  spiritual,  sikap  sosial,  dan  keterampilan/kecakapan sebagai insan dan warga negara Indonesia dalam konteks nilai dan moral Pancasila.

Desain Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan dalam  konteks  Kurikulum  2013,  pada  dasarnya  berwujud proses  aktualisasi  dan penguatan capaian pembelajaran mata pelajaran ranah sikap (KI-1 dan KI-2)   dan   ranah  keterampilan   (KI-4).  Tentu saja dipilih yang koheren dengan sikap dan kecakapan kepramukaan agar saling  interaktif  dan  saling  menguatkan.

Pelaksanaan  Pendidikan  Kepramukaan  sebagai  ekstra  kurikuler  wajib  di satuan pendidikan,  sejalan  dan  relevan  dengan  amanat  Sistem  Pendidikan  Nasional  dan pendidikan kepramukan diorganisasikan dalam 3 (tiga )  model  sebagai berikut:
  1. Model   Blok -- merupakan   kegiatan   wajib   dalam   bentuk   perkemahan   yang dilaksanakan setahun sekali dan diberikan penilaian secara umum;
  2. Model   Aktualisasi -- kegiatan   wajib   dalam   bentuk penerapan   sikap   dan   keterampilan   yang   dipelajari   didalam   kelas   yang dilaksanakan   dalam   kegiatan   Kepramukaan,   terjadwal,dan diberikan penilaian formal;
  3. Model  Reguler -- kegiatan  sukarela berbasis  minat  peserta  didik  yang dilaksanakan di Gugus Depan.
Model Aktualisasi menjadi bahasan dalam artikel kali ini, bentuk kegiatan pendidikan kepramukaan  yang  dilaksanakan  dengan  mengidentifikasi  muatan  pembelajaran dalam  kompetensi  dasar  mata  pelajaran  yang  relevan  dengan  metode  dan  prinsip dasar  kepramukaan.   

Oleh   karena   itu   guru   harus   terlebih   dahulu   melakukan pemetaan   terhadap   kompetensi  dasar   mata   pelajaran   yang  relevan   untuk diaktualisasikan  dalam  kegiatan  kepramukaan.  Guru  yang  menyampaikan  materi pada   model   ini,   sekurang-kurangnya  telah   mengikuti   Orientasi  Pendidikan Kepramukaan  (OPK) seperti kegiatan yang telah dilakukan penulis bersama seluruh Guru dan kayawan di sekolah.

Tujuan kegiatan ini adalah pengenalan   pendidikan   kepramukaan  yang menyenangkan   dan menantang kepada seluruh peserta didik, Media Aktualisasi KD mapel yang relevandengan metode dan prinsip dasar kepramukaan, Meningkatkan  Kompetensi  (nilai-nilai dan  keterampilan)  peserta didik  yang sejalan   dan   sesuai   dengan   tuntutan  perkembangan IPTEK melalui: Aplikasi Tri Satya dan Dasa Darma bagi peserta didik.

Kegiatan Kepramukaan  melalui  model aktualisasi  mata  pelajaran  dilaksanakan melalui langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Identifikasi Kompetensi Dasar yang sesuai dengan nilai-nilai 
  2. Perencanaan melalui Koordinasi guru mata pelajaran dengan Pembina Kepramukaan -- sekolah penulis berbagi tugas dengan teman sejawat se-mapel untuk berbagi tugas dalam jenjang yang berbeda 7,8,9
  3. Penjadwalan kegiatan kepramukaan
  4. Pelaksanaan kegiatan (dilakukan sesuai perencanaan, penilaian yang dicapai siswa ebrdasarkan keikutsertaan dalam kegiatan dengan nilai minimal "Baik" dengan teknik observasi guru atau penilaian diri atau antar teman.
Artikel ini ditulis berdasarkan jabaran teori yang penulis dapatkan dari Kakak pembina yaitu Akhmad Nawawi  yang merupakan perwakilan dari Kwartir cabang(Kwarcab)Jember mengisi materi OKP di SMPN 3 Jember. Ini nih kak Nawawi.

Belum ada Komentar untuk "Model Orientasi Kepramukaan guru awal Aktualisasi Pramuka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel